Provinsi Sumatera Utara

FGD Peningkatan dan Pengembangan Strategi Investasi Daerah melalui Persiapan Penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk Pembangunan/Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata di Sumatera Utara

FGD Peningkatan dan Pengembangan Strategi Investasi Daerah melalui Persiapan Penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk Pembangunan/Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata di Sumatera Utara
17 Maret 2022
  • Bagikan:
Arif Rahman Daulay
Arif Rahman Daulay

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) bekerjasama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal telah menyelenggarakan kegiatan FGD Peningkatan dan Pengembangan Strategi Investasi Daerah melalui Persiapan Penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk Pembangunan/Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata di Sumatera Utara. Adapun tema kegiatan ini adalah “Membangun Kawasan Strategis Pariwisata di Sumatera Utara melalui IPRO berbasis Regional Integrated Tourism Master Plan (RITMP).

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Medan, Jl. Kapten Maulana Lubis No. 8 Medan pada tanggal 10 Maret 2021 dan berlangsung dari Pukul 10.00 WIB s/d 17.00 WIB. Untuk menjaga protokol kesehatan, acara juga dilaksanakan secara virtual via aplikasi zoom meeting. Dalam rangka mengikuti protokol kesehatan, dilakukan swab antigen sebelum acara kepada seluruh peserta yang hadir di lokasi.

Setelah dibuka pada pukul 10.00 oleh Pl Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Bapak Ir. Arief S. Trinugroho, MT, acara dilanjutkan dengan penyampaian Outlook Perekonomian Sumatera Utara oleh Bank Indonesia, Penyampaian Dukungan Peningkatan Investasi di Sumatera Utara dari Komisi A dan Komisi C DPRD Provsu dan paparan narasumber dari Direktorat Fasilitasi Promosi Daerah, Kementerian Investasi/BKPM Jakarta Bapak Ir. Gatot Subyargo M.M. yang menyampaikan Identifikasi Studi Kasus Penyusunan IPRO Pengembangan Kawasan Wisata Bukit Lawang - Tangkahan Kabupaten Langkat dan Penyusunan IPRO Pengembangan Kawasan Wisata Kepulauan Kalimantung, Kabupaten Tapanuli Tengah untuk menyiapkan IPRO menjadi business model yang menarik dan diminati investor.. Setelah ishoma, dilanjutkan dengan presentasi proyek investasi Bukit Lawang Tangkahan (Bulangta) oleh Bappeda Kab. Langkat dan Proyek Investasi Kepulauan Kalimantung oleh Bappeda Kab. Tapanuli Tengah yang selanjutnya direview IPRO dari Kementerian Investasi/BKPM dan Bank Indonesia.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara pentingnya menggali potensi pariwisata unggulan daerah dan menetapkannya menjadi sektor pariwisata strategis dan prioritas daerah untuk dijadikan IPRO memenuhi standar aspek pendukung lainnya seperti : aspek lingkungan (kelestarian hutan, air dsb), aspek kesehatan (ketersediaan sarana medis), aspek transportasi, aspek kerjasama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), aspek bisnis, aspek tata ruang dan berbagai aspek lainnya. Diharapkan melalui acara ini nantinya akan tersedia proyek yang benar-benar siap untuk ditawarkan kepada investor.